Wednesday, 20 January 2016

2PA04_Tugas IV_Kelompok 2_Tes Psikologi Online


TES PSIKOLOGI ONLINE


  Di zaman yang sudah modern ini, kemajuan teknologi telah berkembangan dengan sangat pesat. Hal tersebut dapat kita lihat dari berbagai aspek kehidupan manusia yang semakin hari semakin bertambah kebutuhannya. Salah satu contoh dari kemajuan teknologi tersebut adalah adanya penggunaan internet. Banyak cara yang dilakukan oleh users dalam memanfaatkan penggunaan internet, diantaranya dengan menggunakan internet dalam mengolah lahan bisnis, dapat menjalin komunikasi melalui sosial media, dapat bermain permainan seperti game online, serta dapat mencari tahu sumber informasi tentang hal apapun yang dapat memperluas wawasan ilmu pengetahuan kita. Tak hanya itu, melalui internet kita juga dapat mengakses tes-tes psikologi/psikotes secara online. Dengan adanya internet ini, memudahkan kita untuk mencari soal-soal psikotes yang dapat membantu kita apabila kita ingin mengikuti suatu tes psikologi untuk melamar pekerjaan di suatu perusahaan. Di internet ini, tidak hanya terdapat soal-soal psikotes saja tetapi juga terdapat kunci jawabannya. Selain itu, banyak pula yang mempublikasikan tentang “tips and trik” bagaimana mengahadapi psikotes agar hasil yang diperoleh bagus sesuai dengan yang diharapkan.




Pengertian dan Tujuan
  Test Psikologi adalah suatu teknik yang terstruktur yang digunakan untuk menmghasilkam satu contoh perilaku terpilih. Contoh perilaku ini digunakan untuk membuat kesimpulam tentang atribut-atribut psikologis dari seseorang yang sedang ditest. Beberapa contoh atribut orang adalah intelegensi, selfesteem ( harga diri ), need for achievement ( kebutuhan berprestasi ) , dan lain-lain. Dengan perkembangan internet pun, kini kita dapat melakukan test psikologi secara on-line tanpa harus pergi ke psikiater ataupun mengikuti kegiatan-kegiatan test psikologi dengan biaya-biaya yang lumaian mahal sesusai dengan fasilitas atau alat yang digunakan dalam penelitian test psikologi.

  Anne Anastasi (1976) mengatakan bahwa tes pada dasarnya adalah suatu pengukuran yang obyektif dan standar terhadap sampel perilaku. Brown (1976) mengatakan bahwa tes adalah suatu prosedur yang sistematis guna mengukur sample perilaku seseorang. Namun Brown menganggap bahwa ciri sistematis tersebut telah mencakup pengertian obyektif, standar, dan syarat-syarat kualitas lainnya.

  Definisi yang lebih lengkap dapat dikutipkan langsung dari pendapat Cronbach yang dikemukakan dalam bukunya Essentials of psychological Testing, yaitu: “….a systematic procedure for observing a person’s behavior and describing it with the aid of a numerical scale or a category system” (Cronbach, 1970).

  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Psikotes adalah prosedur pemeriksaan yang telah mengalami pembakuan, yang dimaksudkan untuk menyelidiki dan menetapkan sifat-sifat psikis khusus individu; pengujian mental.


  Psikotes adalah tes yang dilakukan untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes ini dapat berbentuk tertulis, proyektif, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi atau kemampuan kognitif dan emosional seseorang. Tujuan dari dilaksanakannya tes ini adalah untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan orang secara mental dan faktor-faktor yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, dan intelegensi. Jadi, psikotes adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui gambaran seseorang mulai dari kemampuan kognitifnya, kondisi emosinya, kecenderungan-kecenderungan sikap dan hal-hal yang mempengaruhi kecenderungan tersebut. Dalam psikotes, kemampuan yang diukur tidak melulu terkait dengan IQ seseorang. Selain tes IQ ada juga tes kepribadian, dan wawancara. Dari integrasi tes-tes tersebut, maka akan diperoleh gambaran mengenai orang yang di tes yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. 

Dampak Positif & Negatif Tes Psikologi Online
Positif :
  • Hemat Biaya

  Kita tau bahwa banyak sekali test-test psikologi di Indonesia dari test intelegensi, test ability, dan beberapa test psikologi yang lain. Dimana kita harus mengeluarkan beberapa lembar uang untuk mengetahui bakat apa kita miliki atau pun kemampuan yang kita miliki tergantung dengan test apa yang digunakan. Jika test yang digunakan hanya menggunakan kertas sebagai media testnya, masih bisa terjangkau. Tetap jika dengan technology yang lebih canggih mungkin sekitar 100.000 keatas. Namun dengan berkembangnya test psikologi on-line, kitapun tidak perlu membayar, mungkin hanya membayar tarif internet.
  Dibawah ini merupakan beberapa contoh website dengan test psikologi online tanpa dipungut biaya :

a.         http://www.colorquiz.com/





b.         http://www.signalpatterns.com/ 




  • Efisien dan efektif

  Dapat mempermudah pekerjaan psikolog dalam menskoring hasil tes dengan adanya software untuk skoring hasil tes yang bersangkutan dan hemat waktu (dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat).
  Test psikologi on-line, berarti kita dapat melakukan test dimana saja dan kapan saja tanpa harus bertemu atau membuat janji dengan psikolog-psikolog untuk menjalani test psikologi. Untuk mengetahui bakat atau intelegensi kita, kita membutuhkan waktu yang lumaian sangat lama, dan terterkadang kita mesti menunggu hasil beberapa jam ataupun beberapa hari. Namun dengan adanya test psikologi on-line, kitapun tidak butuh waktu yang lama, mungkin kita dapat lakukan disaat waktu senggang ataupun saat membuka internet, dan hasilnya langsung keluar pada saat itu juga.
Karena kita mengetest dengan cara internet atau menggunakan jaringan internet, makanya hasil yang diperoleh pun terkadang tidak pasti atau belum tentu benar. Dan inilah dampak negatif dalam penggunaan test psikologi on-line. Sesuatu hasil yang diberikan melalui internet atau komputer belum pasti kebenarannya dan semakin terancamnya kerahasiaan alat tes.
  • Dapat melakukan wawancara melalui video call, jika interviewee (orang yang diwawancara) dan interviewer (orang yang mewawancarai) tidak dapat bertatap muka/bertemu secara langsung.
  • Dapat dilakukan dirumah bahkan dimana saja, kapan saja dengan menggunakan internet.
  • Menghemat waktu karena hasil akan langsung keluar setelah mengerjakan testnya.
  • Dapat melakukan tes psikologi secara klasikal dengan software khusus alat tes psikologi yang biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan tertentu.
  • Dapat menerima surat lamaran/curriculum vitae (CV) dengan adanya email.
  • Dapat dilakukan pertukaran database pelamar dengan perusahaan lain.

 Negatif :
  • Kerahasiaan alat Test semakin terancam.
  • Individu akan mengalami resistansi (kebal) atau sudah mengetahui materi tes sehingga mengerjakan tes tidak sebagai dirinya sendiri melainkan menampilkan sisi-sisi baik yang dapat membuat hasil tes terlihat baik.
  • Dalam melakukan wawancara secara online, dikhawatirkan individu tidak menampilkan dirinya secara benar, yaitu individu yang diwawancara disorot dengan webcam tetapi yang mengetik jawaban adalah orang lain. Ataupun jika melalui suara, dikhawatirkan akan adanya gangguan atau tidak lancarnya jaringan sehingga video maupun suara yang ada akan patah-patah (jaringan lemot), yang mengakibatkan terganggunya proses wawancara.
  • Banyaknya informasi yang diterima sering kali membuat kita kesulitan dalam memilah prioritas dan menentukan kebenaran informasi tersebut. Bahkan tidak jarang orang percaya begitu saja terhadap informasi yang diterimanya, tanpa terlebih dahulu menyelidiki kebenaran dari informasi yang dia terima (Dewin, 2010). Dalam hal ini, misalnya lamaran yang diterima melalui email.
  • Dengan adanya programmer yang dapat membuat software skoring alat tes psikologi, membuat programmer tersebut dapat melakukan pekerjaan orang-orang psikologi dalam hal skoring hasil.
  • Posisi negatifnya juga jika kita melakukan tes psikologi secara online kita belum tau pasti web tersebut resmi atau tidak, di era yang sekarang ini teknologi sudah sangat canggih belum tentu yang membuat web tes psikologi tersebut psikolog sungguhan melainkan orang-orang biasa.
  • Tes psikologi secara online ini sebenarnya sangat merugikan para psikolo-psikolog yang lain karena tes ini bisa membuat nama psikolog menjadi tidak bagus di mata para masyarakat dan tes psikologi ini membuat para orang percaya sehingga banyak orang yang lebih memilih tes online dari pada datang langsung ke psikolog, selain itu juga biayanya pun hemat di banding datang ke psikolognya.
  • Alat Test psikologi yang dibuat simulasinya hanyalah berdasarkan indikasi-indikasi yang sudah ditetapkan sesuai apa yang sudah diprogramkan tanpa melihat aspek-aspek seperti observasi, wawancara dan hal-hal lain yang mendukung data tersebut menjadi valid.

Kesimpulan

  Tes psikologi yang dilakukan secara online maupun tes psikologi yang sudah di unduh dari internet ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya selain hemat biaya, waktu pengerjaannya tidak terbatas, dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja sesuka kita, apabila ada yang salah dalam mengerjakan soal dapat kita ulangi kembali, hasil tes cepat keluar tanpa harus menunggu lama.

  Selain itu, adapula kerugian dalam mengikuti psikotes online, diantaranya adalah banyak terjadi penipuan yang dilakukan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggungjawab sehingga hasil dari tes psikologi menjadi tidak valid, hasil yang diperoleh setelah menyelesaikan soal psikotes online menjadi tidak akurat karena hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan kemampuan kita karena pada saat pengerjaan tes kita dapat mengulanginya berkali-kali. Dan kerugian yang paling parah adalah alat-alat tes psikologi tidak terjamin kerahasiaannya karena keterbukaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor. Apabila tes psikologi ini bocor dan masyarakat berasumsi bahwa dengan mengikuti psikotes online saja sudah efektif, tentu akan meresahkan lulusan psikologi karena pekerjaan mereka akan terhenti.

  Karena tes psikologi secara online ini tidak dapat mengukur apa yang seharusnya di ukur, karena orang yang mengikuti tes psikologi ini sudah mengetahui apa yang akan ia jawab dalam tes tersebut. Oleh karena itu, kerahasiaan alat-alat tes psikologi harus sangat di jaga. Terutama oleh orang-orang yang bergerak di bidang psikologi agar tes-tes tersebut memiliki daya fungsi yang sesuai dengan apa yang akan di ukur.


Sumber            :

Kelompok 2

1. Annisa Fitria Arum. H 11514365
-  Mencari materi mengenai Fenomena dan Dampak Positif & Negatif Tes Psikologi Online
-  Merangkum materi
-  Upload

2. Desak Ayu Made Anggrasini 12514737
-  Mencari materi mengenai Fenomena dan Dampak Positif & Negatif Tes Psikologi Online
-  Edit materi
-  Upload

3. Fajar Surya Hidayat 13514887
-  Mencari materi mengenai Fenomena dan Dampak Positif & Negatif Tes Psikologi Online

4. Rizky Putri Ramadhani 19514716
-  Mencari materi mengenai Fenomena dan Dampak Positif & Negatif Tes Psikologi Online
-  Edit materi


Unknown Web Developer